JURNAL PASAR OLIGOPOLI PDF

Senin, 03 Desember Jurnal. Sutorejo 59 Telp. The entry of players into the world of retail giant Indonesia to bring major changes the retail industry. Modern business practices that has never happened in Indonesia began to appear. Retail industry characterized by the arrival of Carrefour Indonesia to Indonesia in when the country hit by the economic crisis. At first Carrefour bring magic to the people of Indonesia, mainly in Jakarta, because of its ability to give very cheap price so that stalls on the roadside at any price less cheap.

Author:Gagar Tumuro
Country:Saint Kitts and Nevis
Language:English (Spanish)
Genre:Finance
Published (Last):4 September 2005
Pages:103
PDF File Size:8.98 Mb
ePub File Size:2.25 Mb
ISBN:191-8-42244-124-8
Downloads:68981
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kagamuro



Latar Belakang Rumusan Masalah Pengertian pasar oligopoly Ciri-ciri Pasar Oligopoli Karakteristik pasar oligopoly Faktor penyebab terjadinya pasar oligopoly Jenis — jenis pasar oligopoly Keterkaitan pasar oligopoly dengan perusahaan Keseimbangan Model pasar oligopoly Kelebihan dan kekurangan pasar oligopoly Hambatan pada pasar oligopoly Dampak negatif dari pasar oligopoly Latar Belakang Pasar pada umumnya merupakan tempat bertemunya atau proses hubungan timbal balik antara para penjual dan pembeli dimana di dalam pasar tersebut menjual berbagai macam kebutuhan manusia seperti kebutuhan pangan, sandang dan papan.

Pasar merupakan tulang punggung perekonomian masyakat, baik masyarakat yang berada dikalangan kelas bawah ataupun masyarakat yang berada di kalangan kelas atas. Karena dari beberapa pengertian itulah pasar dapat digolongkan dari beberapa jenis diantaranya pasar monopoli, monopolistis, dan oligopoli.

Tujuan Tujuan kami dalam membuat makalah ini yaitu disamping menambah wawasan tentang pasar kami juga akan mengenalkan pada teman- teman atau pembaca makalah, bagaimana bentuk pasar oligopoli itu sebenarnya dan kenapa pasar oligopoli itu ada. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dalam makalah ini yaitu: a. Apa pengertian pasar oligopoli?

Bagaimana Ciri-ciri Pasar Oligopoli dan apa barang yang dihasilkan? Apa karakteristik pasar oligopoli? Apa faktor penyebab terjadinya pasar oligopoli? Apa jenis pasar oligopoli? Bagaimana keterkaitan pasar oligopoly dengan perusahaan? Bagaimana kesimbangan pasar oligopoly? Apa kelebihan dan kekurangan pasar oligopoli? Apa saja hambatan pada pasar oligopoly? Apakah dampak negatif dan positif dari pasar oligopoli? Pengertian Pasar Oligopoli Teori oligopoli memiliki sejarah yang cukup panjang.

Dalam karya tersebut dikatakan bahwa harga tidakharus berada pada tingkat kompetisi ketika perusahaan di pasar lebih dari satu. Lima puluh tahun kemudian, teori tersebut dibantah oleh Bertrand. Meskipun menuai banyak kritik, namun hingga kini teori Cournot tetap dianggap sebagai benchmark bagi teori-teori oligopoli lainnya. Oligopoli yaitu keadaan dimana hanya ada beberapa misal: antara 2 - 10 perusahaan yang menguasai pasar baik secara independen sendiri-sendiri maupun secara diam-diam bekerjasama.

Pasar oligopoli adalah suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area, dimana terdapat beberapa produsen yang menghasilkan barang- barang yang saling bersaingan.

Ini merupakan sifat utama dari pasar oligopoly. Perusahaan yang beroperasi pada pasar oligopoly walaupun menghasilkan produk yang homogen, masih dapat mempengaruhi harga yang berlaku dipasar. Perusahaan akan memperhatikan dan berkonsentrasi pada keputusan harga serta jumlah barang yang diproduksi atau dijual, namun juga mempertimbangkan aspek yang lain, yaitu reaksi yang akan dilakukan oleh perusahaan pesaing terhadap setiap kebijakan yang dilakukan oleh suatu perusahaan. Contoh industri yang termasuk oligopoli adalah industri semen di Indonesia, industri mobil di Amerika Serikat, dan sebagainya.

Di pasar ini, keputusan harga berada di segelintir pemain, walaupun berada di banyak pemain. Terdapat beberapa penjual 2. Barang yang dijual homogen atau beda corak 3. Sulit dimasuki perusahaan baru Terdapat hambatan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk masuk dalam pasar 4.

Membutuhkan peran iklan 5. Terdapat satu market leader pemimpin pasar 6. Harga jual tidak mudah berubah C. Hanya Sedikit Perusahaan Dalam Industri Few Number of Firms Secara teoristis sulit sekali untuk menetapkan berapa jumlah perusahaan di dalam pasar, agar dapat dikatakan oligopoli.

Namun untuk dasar analisis biasanya jumlah perusahaan diasumsikan kurang dari sepuluh. Dalam kasus tertentu hanya terdapat dua perusahaan duopoli.

Kekuatan perusahaan- perusahaan dalam industri dapat diukur dengan menghitung rasio konsentrasi concentration ratio. Rasio konsentrasi menghitung berapa persen output dalam pasar oligopoli dikuasai oleh perusahaan-perusahaan yang dominan empat sampai dengan delapan perusahaan. CR4 yang semakin kecil mencerminkan struktur pasar yang semakin bersaing sempurna. Dapat juga diukur delapan perusahaan CR8 atau jumlah lainnya.

Produk Homogen atau Terdiferensiasi Homogen or Diferentiated Product Dilihat dari sifat output yang dihasilkan, pasar oligopoli merupakan peralihan antara persaingan sempurna dengan monopoli. Perbedaan sifat output yang dihasilkan akan mempengaruhi perilaku perusahaan dalam mencapai kondisi optimal laba maksimum.

Jika dalam pasar persaingan sempurna perusahaan mengatur jumlah output output strategy untuk meningkatkan laba, dalam pasar monopoli hanya satu perusahaan yang mampu mengendalikan harga 4 dan output, maka dalam pasar oligopoli bentuk persaingan antar perusahaan adalah persaingan harga pricing strategy dan non harga non pricing strategy. Contoh pasar oligopoli yang menghasilkan produk diferensiasi adalah industri mobil, rokok, film kamera.

Sedangkan yang menghasilkan produk homogen adalah industri baja, pipa, paralon, seng dan kertas. Penggolongan ini mempunyai arti penting dalam menganalisis pasar yang oligopolistik. Semakin besar tingkat diferensinya, perusahaan makin tidak tergantung pada kegiatan perusahaan-perusahaan lainnya. Berarti oligopoli dengan produk diferensiasi dapat lebih mudah memprediksi reaksi-reaksi dari perusahaan-perusahaan lawan.

Di luar unsur modal, rintangan untuk masuk ke dalam industri oligopoli yang menghasilkan produk homogen lebih sedikit, karena pada industri oligopoli dengan produk diferensiasi sangat berkaitan dengan loyalitas konsumen terhadap produk merek tertentu. Pengambilan Keputusan Yang Saling Mempengaruhi Interdependence Decisions Keputusan perusahaan dalam menentukan harga dan jumlah output akan mempengaruhi perusahaan lainnya, baik yang sudah ada existing firms maupun yang masih di luar industri potensial firms.

Karenanya guna menahan perusahaan potensial untuk masuk industri, perusahaan yang sudah ada menempuh strategi menetapkan harga jual terbatas limiting prices yang membuat perusahaan menikmati laba super normal di bawah tingkat maksimum.

Kompetisi Non Harga Non Pricing Competition Dalam upayanya mencapai kondisi optimal, perusahaan tidak hanya bersaing dalam harga, namun juga non harga. Adapun bentuk-bentuk kompetisi non harga antara lain dapat berupa sebagai berikut : 1. Pelayanan purna jual serta iklan untuk memberikan informasi 2. Membentuk citra yang baik terhadap perusahaan dan merek 3. Mempengaruhi perilaku konsumen Keputusan investasi yang akurat diperlukan agar perusahaan dapat berjalan dengan tingkat efisiensi yang sangat tinggi.

Tidak tertutup kemungkinan perusahaan melakukan kegiatan intelijen industri untuk memperoleh informasi 5 mengetahui keadaan, kekuatan dan kelemahan pesaing nyata maupun potensial. Informasi-informasi ini sangat penting agar perusahaan dapat memprediksi reaksi pesaing terhadap setiap keputusan yang diambil. Efisiensi Skala Besar Dalam dunia nyata, perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam industri mobil, semen, kertas, pupuk, dan peralatan mesin, umumnya berstruktur oligopoly.

Tekhnologi padat modal capital intensive yang dibutuhkan dalam proses produksi menyebabkan efisiensi biaya rata-rata minimum baru tercapai bila output diproduksi dalam skala sangat besar. Keadaan diatas merupakan hambatan untuk masuk barriers to entry bagi perusahaan pesaing. Tidak mengherankan jika dalam pasar oligopoly hanya terdapat sedikit produsen.

Kompleksitas Manajemen Berbeda dengan tiga struktur pasar lainnya persaingan sempurna, monopoli,dan pasar monopolistik , struktur pasar oligopoli ditandai dengan kompetisi harga dan non harga. Perusahaan juga harus cermat memperhitungkan setiap keputusan agar tidak menimbulkan reaksi yang merugikan dari perusahaan pesaing. Karena dalam industri oligopoli, kemampuan keungan yang besar saja tidak cukup sebagai modal untuk bertahan dalam industri.

Perusahaan juga harus mempunyai kemampuan manajemen yang sangat baik agar mampu bertahan dalam struktur industry yang persaingannya lebih kompleks. Tidak banyak perusahaan yang memilki kemampuan tersebut, sehingga dalam pasar oligopoli akhirnya hanya terdapat sedikit produsen. Pasar Oligopoli Murni Pure Oligopoly Jenis ini merupakan praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan merupakan barang yang bersifat identik, misalnya praktek oligopoli pada produk air mineral.

Pasar Oligopoli dengan Pembedaan Differentiated Oligopoly 6 Pasar ini merupakan suatu bentuk praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan dapat dibedakan, misalnya pasar sepeda motor di Indonesia yang dikuasai oleh beberapa merek terkenal seperti Honda, Yamaha dan Suzuki.

Hubungan Antara Perusahaan-perusahaan Dalam Pasar Oligopoli Ada dua macam bentuk hubungan antara perusahaan-perusahaan yang terdapat di dalam pasar oligopoli yaitu sebagai berikut : A. Bentuk persepakatan ini biasanya mengatur tentang banyaknya jumlah produksi yang boleh dihasilkan oleh masing- masing perusahaan berikut dengan harganya yang sama juga.

Kesepakatan dalam jumlah produksi dapat berupa pembagian secara merata, yaitu pembagian produksi yang didasarkan pada banyaknya jumlah permintaan efektif di pasar terhadap jumlah perusahaan yang menghasilkan produk yang sama. Oligopoli tanpa kesepakatan non collusive oligopoly 7 Persaingan antar perusahaan dalam pasar oligopoli biasanya berupa perbedaan harga dan jumlah produk yang dihasilkan.

Perbedaan harga dan jumlah produksi bisa saling berhubungan positif timbal balik dilakukan dalam rangka ingin mendapatkan jumlah pembeli yang lebih banyak dari sebelumnya dari pesaingnya. Terdapat beberapa hal yang mungkin terjadi dalam pasar persaingan ini sehubungan dengan tingkat harga dan jumlah produksi produk yang dihasilkan relatif sama yaitu sebagai berikut : 1. Bila terdapat satu perusahaan yang mencoba memperbanyak jumlah produksinya agar harga jual produknya relatif lebih murah dibandingkan dengan pesaingnya, maka biasanya langkah ini akan diikuti oleh pesaing dengan menurunkan harga jual produknya.

Bila satu perusahaan mulai menurunkan harga jual produknya tanpa menambah jumlah produksinya dengan maksud untuk menguasai pangsa pasar, maka langkahnya akan diikuti oleh perusahaan lain, baik dengan cara menurunkan harganya semata atau menurunkan harga dengan cara menjual lebih banyak produknya di pasar.

Bila satu perusahaan menaikkan harga jual produknya, baik dengan cara langsung pada penurunan harga ataupun dengan cara mengurangi jumlah produksinya, maka perusahaan lain relatif tidak akan mengikutinya G. Sayangnya, tidak ada satu pun model yang dapat diterima secara umum sebagai model terbaik. Berikut ini akan disampaikan beberapa model oligopoli yang dikembangkan oleh para ekonom. Sweezy Sweezy beranggapan bahwa kalau ada produsen dalam pasar oligopoli yang berusaha menaikkan harga maka ia akan kehilangan langganan karena tak ada produsen lainnya yang bersedia menaikkan harga.

Namun sebaliknya, produsen dalam pasar oligopoli tidak dapat memperluas pasar dengan menurunkan harga sebab para pesaing akan menurunkan harga dengan 8 tingkat yang lebih rendah lagi. Akibatnya terjadilah perang harga. Dalam hal ini para produsen dalam pasar oligopoli saling mempengaruhi pasar oligopoli tidak dapat memperluas pasar dengan menurunkan harga sebab para pesaing akan menurunkan harga dengan tingkat yang lebih rendah lagi. Dalam hal ini para produsen dalam pasar oligopoli saling mempengaruhi, tetapi tidak melakukan kolusi kesepakatan.

Model perusahaan dominan the dominant firm model Model perusahaan dominan adalah pengembangan lebih lanjut dari model Stackelberg. Dalam model ini juga terdapat perusahaan dominan yang bertindak selaku pemimpin dasar serta perusahaan-perusahaan lain sebagai pengikut.

INTEGRATED MARKETING COMMUNICATIONS TUCKWELL PDF

Jurnal Doc : jurnal pasar oligopoli

Oleh cinta jurnal Diposting pada 16 Agustus …ilmiah tentang ekonomi ini selalu berkembang setiap waktunya karena perekonomian sendiri terus berjalan dan berubah secara dinamis menyesuaikan dengan orientasi asar dan faktor — faktor ekonomi lainnya. Dengan jurnal jurnal… Oleh cinta jurnal Diposting pada 13 Agustus …jurnal manajemen keuangan jurnal ilmiah tentnag manjemn keuangan download jurnal manajemen investasi dan pasar modal tahun pdf jurnal 10 prinsip manajemen keuangan jurnal corporate identity JURNAL ILMIAH TENTANG MANAJEMEN… Oleh cinta jurnal Diposting pada 15 Agustus …Kumpulan Jurnal Tentang Belajar Dan Pembelajaran Itulah sebabnya tidak sedikit tenaga pengajar yang tidak hanya fokus untuk menyampaikan teori yang memang harus disampaikan di ruang kelas namun juga mencari… Oleh cinta jurnal Diposting pada 18 Agustus …Beragam jenis jenis jurnal ilmiah dan contohnya Tidak hanya sebagai sumber referensi saja, melainkan jurnal ilmiah itu pun dapat dijadikan contoh serta pelajaran penting bagi dirinya. Tentunya memang sangat… Oleh cinta jurnal Diposting pada 13 Agustus …jurnal manajemen pemasaran untuk menjad referensi dan pelengkap bagi penelitian Anda tersebut bukan? Namun sayangnya pada saat Anda berusaha mencari jurnal yang tepat yang sesuai dengan penelitian Anda di perpustakaan,… Oleh cinta jurnal Diposting pada 19 Agustus …Definisi pendidikan dalam jurnal penelitian tentang pendidikan Pendidikan bisa diartikan sebagai segala usaha yang orang dewasa lakukan untuk membina anak — anak agar menuju perkembangan jasmani dan rohani yang… Oleh cinta jurnal Diposting pada 16 Agustus …flkesibel dan dinamis mengikuti perkembangan jaman dan tentu saja arus pasar.

AUK R315A PDF

Jurnal Doc : jurnal tentang pasar monopoli dan oligopoli

Latar Belakang Rumusan Masalah Pengertian pasar oligopoly Ciri-ciri Pasar Oligopoli Karakteristik pasar oligopoly

MARSDEN TROMBA CALCULO VECTORIAL SOLUCIONARIO PDF

Pasar Monopoli – Pengertian, Contoh, Ciri Ciri dan Karakteristik

Harga Keseimbangan Pasar : Pengertian, Konsep, Rumus, Contoh Soal Ciri Ciri Pasar Oligopoli Pasar oligopoli seyogyanya merupakan jenis pasar yang bisa dikatakan cukup berbeda dari pasar-pasar lainnya walaupun masih dalam cakupan pasar persaingan yang tidak sempurna. Sebagaimana dengan pasar lainnya, ada beberapa ciri khusus yang membedakan antara pasar tersebut dengan pasar-pasar lainnya. Adapun ciri pasar oligopoli tersebut di antaranya dapat dijelaskan sebagai berikut. Promosi melalui iklan dilakukan secara kontinyu Karakteristik pertama yang menjadi ciri khas dari pasar persaingan oligopoli ialah promosi barang dilakukan melalui iklan secara terus-menerus. Produsen atau perusahaan dalam pasar persaingan oligopoli yang menghasilkan barang atau produk harus selalu melakukan promosi secara kontinyu melalui media iklan. Dengan melakukan promosi melalui iklan secara terus-menerus, maka akan membuat produsen atau perusahaan penghasil produk atau barang tersebut harus mengalokasikan dana yang cukup besar demi biaya promosi atau pengiklanan tersebut. Terlebih lagi untuk promosi di televisi swasta yang tayang pada jam premium.

AHB LITE PROTOCOL PDF

Pasar Oligopoli : Pengertian, Jenis, Karakteristik, Struktur, Contoh, Dll

Dalam hal ini, ketika produsen baru yang masuk kedalam pasar monopoli umumnya belum dapat menyaingi produsen lama. Dengan begitu akan terjadi suatu monopoli murni pada dalam pasar yang dikuasai oleh satu produsen. Produsen atau penjual didalam pasar ini umumnya tidak memerlukan sebuah promosi terhadap produk utamanya yang dijual karena sudah dikenal konsumen secara luas. Biasanya melakukan promosi yaitu dalam bentuk pemasaran produk-produk baru. Kemudian, produsen biasanya telah membentuk sebuah hak cipta hak paten dan hak ekslusif dalam produk mereka. Hal ini dapat membuat perusahan lain yang memiliki jenis sama tidak dapat berkembang. Tetapi untuk dapat bertahan dan menguasai pasar, produsen pada pasar monopoli dituntut dalam selalu menyediakan produk berkualitas, pelayanan yang baik, menentukan harga yang sesuai dengan produk, dan melakukan inovasi terhadap produknya agar konsumen selalu tertarik.

Related Articles